Jan 03

JAKARTA (Bisnis.com): Mulai Januari 2009, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) melarang layanan SMS gratis untuk pengiriman antaroperator (off-net) demi menjaga sistem jaringan operator penerima SMS. Instansi tersebut juga mengkaji pengaturan batas bawah tarif SMS off-net.

Ketua BRTI Basuki Yusuf Iskandar mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat kepada seluruh operator mengenai pelarangan penawaran SMS bertarif Ro0 untuk layanan antaroperator (off-net) tersebut.

“Dengan pola sender keep all, ada kemungkinan ini [seperti spam dari operator yang satu] akan dapat mengganggu sistem jaringan operator yang lainnya,” ujarnya.

Basuki mengatakan pihaknya melihat kecenderungan itu ditengah kompetisi tarif SMS yang saat ini cukup ketat.”Ini kami larang bagi SMS yang cenderung nol apalagi yang tarifnya nol karena artinya ini sama dengan ‘pesta di halaman orang lain’,” tegasnya.

Saat ini rezim SMS berbasis interkoneksi belum dapat diterapkan mempertimbangkan tingginya biaya penambahan infrastruktur dari sistem yang sudah ada. “Silahkan saja untuk yang on-net namun tidak untuk yang off-net.”

BRTI, lanjut Basuki, juga akan mengkaji pengaturan tarif batas bawah bagi SMS off-net. “Nanti kami akan terbitkan ini, saat ini masih kaji.”

SMS Gratis dari 3 berlaku ke semua operator baik GSM maupun CDMA selama 24 jam penuh.

Melalui program ini, pengguna 3 bisa bebas mengirimkan SMSnya kepada sedikitnya 130 juta pengguna telekomunikasi baik seluler maupun CDMA di seluruh Indonesia, hanya dengan membayar 5 SMS pertama sehari sebesar Rp 75/SMS.

Selanjutnya pengguna dapat mengirimkan berapa banyakpun SMS pada hari yang sama secara gratis.

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia pernah mengungkapkan akan mengkaji penerapan interkoneksi SMS, terutama setelah heboh mengenai kartel tarif SMS, tetapi pada penetapan tarifnya April lalu ternyata tidak mencakup poin tersebut.

Kartel tarif SMS pun diduga dipicu oleh pemberlakuan SMS gratis dari Esia pada periode 2002 sehingga memicu penerapan harga sama sebesar Rp250.(api)

Sumber: SMS gratis lintas operator dilarang

Popularity: 71% [?]

Jan 03

JAKARTA (Bisnis.com): PT Excelcomindo Pratama Tbk menyatakan jaringannya tetap aman dan sukses melayani pelanggan selama pergantian tahun dari 2008 ke 2009.

Manager Public Relation XL Febriati Nadira mengatakan pihaknya mencatat kenaikan cukup signifkan pada trafik layanan pesan singkat (SMS) dan suara.

“Lonjakan trafik SMS tertinggi terjadi pada H-1 atau 31 desember yang mencapai 133 juta pengiriman , naik 64,2% dibandingkan periode yang sama 2007,” ujarnya sore ini.

Sementara trafik percakapan tertinggi terjadi pada hari H (1 Januari 2009) mencapai 890 juta percakapan, melonjak 217,9% dari 2008 dengan jumlah panggilan keluar 470 juta (naik 261,5%).

Sebelumnya, XL mencatat kenaikan jumlah panggilan hingga 780 juta pada hari H Natal (25 Desember), melonjak 112,4% dibandingkan dengan tahun lalu.

“Jaringan XL tetap aman dan sukses melayani pelanggan selama Natal tahun ini,” demikian pernyataan resmi operator tersebut.

Berdasarkan data XL, trafik percakapan tertinggi terjadi pada 25 Desember hingga 780 juta percakapan dengan jumlah panggilan keluar 410 juta panggilan.

Sementara percakapan keluar pada H-1 Natal tercatat 400 juta panggilan, naik 545,2 % dibandingkan dengan Natal tahun lalu sebanyak 62 juta panggilan.

Pada hari H, jumlah percakapan keluar yang melalui jaringan XL tercatat 410 juta panggilan, naik 112,4% dari tahun lalu 193 juta panggilan.

Untuk trafik layanan pesan singkat (SMS), pada H-1 tercatat 80 juta pengiriman, naik 14,3% dari Natal 2007, sementara pada hari H 70 juta pengiriman, turun 12,5% dari tahun lalu sebanyak 80 juta pengiriman.(api)

Sumber: XL catat kenaikan trafik 217,9% pada 1 Januari

Popularity: 75% [?]